
{"id":469,"date":"2025-06-04T03:42:17","date_gmt":"2025-06-04T03:42:17","guid":{"rendered":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/?post_type=product&#038;p=469"},"modified":"2025-06-16T06:28:46","modified_gmt":"2025-06-16T06:28:46","slug":"narsisisme-penganggaran-daerah","status":"publish","type":"product","link":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/?product=narsisisme-penganggaran-daerah","title":{"rendered":"Narsisisme Penganggaran Daerah"},"content":{"rendered":"<p><b>Sinopsis Buku\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penganggaran daerah memiliki dimensi yang luas, yang dapat mendorong pemerintah daerah untuk membentuk narsisisme. Buku ini mencoba untuk mengkaji fenomena narsisisme dana aspirasi masyarakat sebagai sebuah realitas dalam penganggaran daerah yang mengekspresikan kebutuhan masyarakat atau ada makna &#8220;lain&#8221; yang berkaitan dengan kepentingan tertentu. Dalam perspektif etno-semiotika, dana aspirasi masyarakat adalah tanda dalam dimensi sosialnya memiliki makna denotasi, konotasi, mitos, dan pada akhirnya membentuk idelogi. Bagaimana dana aspirasi masyarakat dapat membentuk motivasi \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">selfish<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, opportunis, pragmatis untuk kepentingan diri sendiri, politik, dan pencitraan. Dana aspirasi memiliki potensi menjadi simularka politik anggaran daerah dan telah \u201cterputus\u201d dari akar budayanya (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">loss of culture<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Motivasi yang bersifat egoistik \u201cnarsisisme\u201d harusnya didorong pada pencapaian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">empathic concern<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang merupakan respon dari motovasi altruistik. Dengan demikian penganggaran daerah dapat diperkaya dan diubah menjadi sebuah konstruksi sosial yang lebih memberdayakan dan emansipatoris jika \u201cmasyarakat\u201d menjadi pusat dalam pelaksanaanya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penganggaran daerah memiliki dimensi yang luas, yang dapat mendorong pemerintah daerah untuk membentuk narsisisme.<\/span><\/p>\n","protected":false},"featured_media":492,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"product_brand":[],"product_cat":[34],"product_tag":[],"class_list":["post-469","product","type-product","status-publish","has-post-thumbnail","product_cat-ekonomi","first","instock","sale","shipping-taxable","product-type-external"],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/product\/469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/product"}],"about":[{"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/product"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=469"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"product_brand","embeddable":true,"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fproduct_brand&post=469"},{"taxonomy":"product_cat","embeddable":true,"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fproduct_cat&post=469"},{"taxonomy":"product_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ukitorajapress.ukitoraja.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fproduct_tag&post=469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}